Nyamuk, hewan kecil ini dapat memberi dampak besar pada kesehatan manusia bahkan juga hingga mengakibatkan kematian. Kian lebih satu juta orang di semua dunia wafat akibat penyakit yang dibawa nyamuk tiap-tiap tahunnya.
Bukan sekedar membawa penyakit yang menerpa manusia, gigitan nyamuk juga dapat menularkan sebagian penyakit pada hewan lain seperti pada anjing serta kuda yang rawan pada gigitan nyamuk.
Resiko paling kecil dari gigitan nyamuk yaitu iritasi pada kulit berbentuk tonjolan merah serta gatal. Ini yaitu reaksi alergi pada air liur yang dibawa oleh nyamuk.
1. Chikungunya
Virus chikungunya yaitu patogen yang ditularkan oleh nyamuk serta banyak masalah diketemukan di Karibia. Seputar 350 ribu masalah diketemukan mulai sejak Desember 2013.
Tanda-tanda paling utama yang dirasa dari virus ini adalah rasa nyeri yang menyiksa persendian. Walau tidak sering menyebabkan fatal, tanda-tanda ini bisa bertahan sepanjang sebagian minggu. Tak ada vaksin serta penyembuhan primer untuk menyingkirkan rasa sakit.
Spesies nyamuk yang menularkan penyakit ini yaitu nyamuk Macan Asia (Aedes albopictus) serta Yellow Fever Mosquito (Aedes aegypti). Ke-2 spesies bertelur dalam wadah seperti kaleng, ban sisa serta beberapa barang lain yang menahan air, yang berjarak dekat dengan rumah manusia.
2. Eastern Equine Encephalitis (EEE)
Eastern Equine Encephalitis (EEE) penyakit yang menebar ke kuda serta manusia ini dikarenakan oleh nyamuk yang terinfeksi.
Ini yaitu satu diantara penyakit yang paling serius dari grup arbovirus nyamuk bisa memengaruhi system saraf pusat serta mengakibatkan komplikasi kronis serta bahkan juga kematian. EEE diketemukan di rawa pada air tawar dibagian Atlantik serta Gulf Coast negara sisi dibagian timur Amerika Utara, Amerika Tengah serta Selatan, serta Karibia.
Penyebaran virus ini begitu kompleks, melibatkan unggas serta type nyamuk spesifik, termasuk juga spesies Culex serta Culiseta melanura. EEE tak dapat ditularkan dari manusia atau mamalia yang lain lantaran hadirnya virus dalam darah tidak cukup untuk penularan selanjutnya. Karena itu virus itu cuma " berhenti " di manusia atau hewan.
Gejalanya bervariariasi, dari mulai yang terlihat sampai mirip tanda-tanda flu enteng seperti demam mendadak, sakit kepala enteng yang diikuti dengan kejang serta keadaan koma. 1/2 dari jumlah pasien yang terjangkit virus ini menjumpai ajal. Sesaat yang sukses selamat alami rusaknya otak permanen serta membutuhkan perawatan seumur hidup.
Tak ada penyembuhan spesial seperti vaksin, vaksin yang ada cuma untuk kuda.
3. Malaria
Malaria adalah penyakit kuno yang datang dari Afrika. Kian lebih satu juta kematian serta 300 sampai 500 juta masalah malaria masihlah dilaporkan tiap-tiap tahunnya di semua dunia. Malaria dilaporkan dapat membunuh satu anak tiap-tiap 40 detik.
Type nyamuk Anopheles quadrimaculatus serta Anopheles freeborni jadi aspek terpenting dari masalah malaria ini.
4. Dengue
Dengue atau demam berdarah mempunyai tanda-tanda yang cukup serius serta mempunyai frekwensi tinggi pada kematian, dalam satu tahun lebih paling akhir.
Nyamuk berjenis Aedes aegypti serta Ae. albopictus yaitu penyebabnya demam berdarah. Nyamuk ini bertelur dalam wadah atau genangan air yang dekat dengan pemukiman manusia. Penyebaran demam berdarah di semua dunia bisa segera dihubungkan dengan proliferasi (fase sel) serta penyesuaian nyamuk itu.
Pada th. 2009, Florida melaporkan masalah pertama penularan DBD lokal serta warga dianjurkan untuk memberikan indikasi resiko pada penularan.
5. St Louis Encephalitis (SLE)
Type penyakit St Louis Encephalitis (SLE) ini ditularkan dari unggas ke manusia serta mamalia lain oleh nyamuk yang terinfeksi (terlebih sebagian spesies Culex). SLE diketemukan di semua Amerika Serikat, tetapi seringkali diketemukan di selama Teluk Meksiko, terlebih Florida.
Orangtua lebih rawan tertular SLE ini dibanding individu dengan umur 20 th.. Tanda-tanda yang diakibatkan serupa dengan EEE serta tak ada juga vaksin untuk type penyakit ini.
6. LaCrosse Encephalitis (LAC)
Penyakit ini tambah lebih luas dari pada EEE atau SLE. Dilaporkan pertama pada th. 1963 di LaCrosse, Wisconsin yang datang dari type nyamuk rimba (Aedes triseriatus) umum dimaksud dengan nyamuk pohon lubang. Penyakit ini tidak sering berlangsung pada anak-anak, serta tak menular dari manusia ke manusia.
7. Virus West Nile (WNV)
Virus WNV ini nampak pada th. 1937 di Afrika (Uganda) ke Eropa, Timur Tengah, Barat serta Asia tengah serta pulau-pulau berkaitan.
Virus ini datang dari burung serta nyamuk yang menyerang mamalia (termasuk juga kuda) juga manusia. Virus ini ditandai dengan demam, sakit kepala, kelelahan serta nyeri atau ruam yang mungkin saja berjalan sekian hari atau sebagian minggu.
Sekurang-kurangnya 63 % dari pasien melaporkan tanda-tanda yang berjalan kian lebih 30 hari, memengaruhi system saraf sampai memengaruhi otak serta meningitis yang disebut peradangan pada otak serta membran sekitarnya.
8. Virus Zika
Virus Zika yang menebar pada badan manusia ini dapat datang dari gigitan nyamuk. Tanda-tanda yang paling umum dari penyakit virus zika adalah demam, ruam, nyeri sendi, serta konjungtivitis (mata merah). Penyakit ini umumnya berjalan sepanjang sekian hari sampai satu minggu.
Pada bln. Mei 2015, Pan American Health Organization (PAHO) keluarkan peringatan tentang infeksi virus Zika di Brasil yang mengakibatkan wanita hamil dengan kelahiran bayi cacat.
