Mengapa Sering Lakukan Ini, Sangat Berbahaya Untuk Kesehatan Telinga ? Berikut Infonya


Melindungi kebersihan terlebih badan memanglah adalah satu perbuatan yang begitu disarankan untuk tiap-tiap orang. Makin kerap serta rajin seorang bersihkan bebrapa sisi badannya, bakal makin semakin besar peluangnya badan jadi sehat. 

Namun saran ini kurang berlaku untuk anggota sisi badan yang satu ini, telinga. Sebab makin kerap bersihkan kotoran dari dalam lubang telinga jadi bakal makin besar juga bahayanya. Kenapa demikian? 
Sebab ada banyak hal yang harus di ketahui mengenai permasalahan telinga ini : 


  1. Susunan kulit pada saluran telinga sisi luar memiliki satu kelenjar spesial yang – memanglah - membuahkan kotoran telinga. Serta di kenal dengan arti “serumen”. Yang uniknya “serumen” ini tidak sama pada tiap-tiap orang. Baik bentuk maupun warnanya. Ada yang padat, 1/2 padat, berbentuk seperti kulit kering, bahkan juga ada juga yang berupa cair.
  2. Di lubang telinga sisi luar ada juga rambut-rambut halus. Rambut halus ini memiliki manfaat untuk penyaring kotoran dari luar yang mungkin saja bisa masuk. Seperti : debu, binatang atau benda lain semacamnya. Jadi rambut-rambut halus berikut yang bertanggungjawab membuat perlindungan telinga dari serbuan kotoran serta serangan bakteri yang dapat mengakibatkan infeksi. 
  3. Dengan cara alami, saluran telinga bisa bersihkan sendiri! Di mana susunan kulit saluran telinga “bermigrasi” dari gendang telinga ke telinga pembukaan luar. Kotoran telinga yang lama bakal diangkut dari saluran telinga yang lebih dalam menuju keluar, umumnya berupa serpihan kering. 


Lantas apa bahayanya bersihkan telinga sehari-hari? 


  • Serumen atau kotoran telinga baru bakal penuh kurun waktu yang cukup lama. Umumnya seputar 3-6 bln.. Jadi sesungguhnya tak perlu bersihkan telinga sehari-hari. Jadi saat kotoran telinga sangat rajin dibikin bersih jadi bakal bikin lubang/liang telinga jadi kering. Yang akibat selanjutnya malah bakal merasa gatal serta bakal gampang terinfeksi oleh kuman yang masuk dari luar. Ditambah lagi bila pemakaian alat pembersih yg tidak pas, seperti pemakaian korek kotoran telingan dari logam. Ini tak disarankan. 



  • Pemakaian “cotton bud” juga baiknya dipakai jika kotoran telinga berupa sedikit cair serta tak keras. Sebab jika kotoran telinga berupa padat atau keras, pemakaian cotton bud malah bakal bikin kotoran telinga masuk lebih dalam kedalam liang telinga. Pemakaian cotton bud yg tidak hati-hati (contoh dipakai oleh anak) dapat juga mengakibatkan terjadinya trauma pada gendang telinga atau pecahnya gendang telinga. 


Nah tersebut beberapa hal utama yang butuh di ketahui saat bersihkan kotoran telinga. 
Bukannya tak boleh dibikin bersih , yang butuh di perhatikan yaitu pembersihan kotoran telinga sebaiknya dikerjakan pada periode saat yang pas. Tidaklah terlalu kerap, serta sudah pasti memakai alat pembersih yang pas serta steril. 

Serta kalau kotoran telinga merasa mengganggu pendengaran (pada sebagian masalah, kotoran telinga dapat jadi sangat keras), baiknya janganlah dibersihkan sendiri, tetapi semakin lebih baik mengunjugi dokter anda untuk dikerjakan aksi pembersihan kotoran telinga. 
semoga bermanfaat lihat jua


Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.